MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
POLITIK | HUKUM | KRIMINAL | KHAZANAH | DAERAH | SEX & KESEHATAN | HANGOUT | EDUKREATIF

KRIMINAL

Jumat, 08 Januari 2016 00:25
Astaga, Bukannya Belajar Siswa Ini Malah Bawa Sabu

PROKAL.CO, TENGGARONG. Penangkapan sabu tahun ini oleh Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba)Polres Kukar merupakan yang pertama dan aneh. Pasalnya, bandar sekaligus pengguna sabu-sabu adalah pelajar kelas tiga salah satu SMK di Tenggarong. Beruntung polisi berhasil meringkus pada Rabu (6/1) lalu.    


Pelakau dengan nama Danis Yudi Arista (18), warga Jalan Gunung Belah, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong tersebut ditangkap saat melintas di Jalan KH Ahmad Muksin, Gang 1, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Kukar pada Rabu (6/1) lalu sekitar pukul 23.30 Wita. Saat diringkus Danis membawa satu poket sabu-sabu seberat 0,8 gram.

Kapolres Kukar AKBP Handoko melalui Kasat Narkoba AKP Suwarno menerangkan, penangkapan Danis merupakan pengungkapan pertama di 2016. Meski bertatus pelajar dari segi usia pria kelahiran Surabaya 17 Juli 1997 itu tidak berstatus anak di bawah umur lagi. Berdasarkan hasil pemeriksaan Danis positif sebagai pengguna sabu-sabu. Disisi lain, dilihat dari jumlah barang bukti yang disita kuat Dugaan Danis juga merupakan pengedar sabusabu. "Jadi selain sebagai pengguna, tersangka ini juga sebagai pengedar sabu," ujar Suwarno.

Menurut Suwarno, Danis sudah cukup lama menjadi target oprasi Satreskoba Polres Kukar. Bahkan petugas melakukan berbagaicara termasuk melakukan penyamaran untuk mengorek informasi tentang jaringan narkoba Danis. "Jadi tersangka ini kita tau sudah lama, bahkan anggota kita yang menyamar sudah dekat sekali sama dia, sampai-sampai anggota yang menyamar pernah diajak nyabu, namun dengan berbagai alasan anggota menolak," ujarnya.

Setelah mengantogni sejumlah informasi penting dan sejumlah alat bukti pada Rabu (6/1) lalu sekitar pukul 23.30 Wita, petugas menyergap Danis yang diketahui baru mebeli narkoba dari seoranng bandar di Samarinda. Penyergapan dilakukan saat Danis melintas di Jalan KH Akhmad Muksin, saat itu petugas menyita sejumlah barang bukti berupa satu poket sabu seberat 0,8 gram yang disimpan dalam sebuah kotak rokok dan satu unit hendphone. "Dari pengakuan tersangka sabu yang ia edarkan berasal dari bandar besar di Samarinda," kata Suwarno.

Suwarno menegaskan, kasus ini masih dalam pengembangan petugas untuk meringkus jaringan narkoba yang memasok sabu kepada tersangka,"Tersangka akan dijerat pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) jo 127 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 dengan ancaman diatas lima tahun kurungan, karena dalam kasus ini tersangka sebagai pengguna sekaligus pengedar,"ujarnya.

Terpisah, saat ditemui di ruang pemeriksaan Satreskoba, Danis mengaku baru sekitar satu tahun terjerat dalam dunia narkoba. Danis sendiri mengaku menyesali perbuatan yang menyeretnya ke jeruji besi tersebut. "Baru aja saya kenal narkoba, pertama waktu mau hari raya Idul Adha tahun 2015," ujarnya.(man/cyn?)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 07 Januari 2016 22:45

2015, Penyelenggaraan Pemerintahan Berlangsung Baik

<p>SAMARINDA. Pelaksana tugas (Plt) Sekprov Kaltim, Rusmadi mengapresiasi kinerja pemerintahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers