MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
POLITIK | HUKUM | KRIMINAL | KHAZANAH | DAERAH | SEX & KESEHATAN | HANGOUT | EDUKREATIF

DAERAH

Sabtu, 24 Desember 2016 00:31
Tahun Depan Nelayan Gampang Cari BBM

SPBN Tanjung LImau Beroperasi Lagi

PROKAL.CO, BONTANG - Banyaknya para nelayan yang terpaksa harus berurusan dengan aparat, lantaran kedapat tangan melakukan transaksi jual beli minyak ilegal, dari hasil 'kencingan' kapal-kapal besar. Inilah yang membuat prihatin politisi asal Nasdem, yang tinggal di Lok Tuan ini.

Karena itu, saat paripurna pengesahan raperda anggaran APBD 2017, Wakil Ketua DPRD Faisal, meminta agar, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Tanjung Limau yang digunakan untuk memenuhi bahan bakar minyak (BBM) solar para nelayan, kembali difungsikan.  

“Kasihan masyarakat nelayan,” ujar Faisal. Dikatakan Faisal, ia banyak mendapat keluhan dari para nelayan. Padahal sejatinya, kondisi di lapangan tidak seperti yang terlihat. Maksudnya Faisal, para nelayan itu mendapatkan BBM, satu atau kadang dua jeriken, dari kapal besar, hasil dari mengantar orang kapal.
“Mereka itu (kapal-kapal kecil, Red) kadang dapat order antar ABK, dan saat diantar ke kapal besarnya, mereka nggak bayar pakai uang, tapi minyak, kadang nelayan dikasih satu jeriken kadang dua,” jelas Faisal.

Minyak-minyak itulah, lanjutnya, yang dijual ke nelayan kecil lain, karena tidak ada SPBN Resmi untuk nelayan di Bontang. Namun, namanya aparat, yang melihat transaksi ini, lantas nelayan itu ditangkap dan diproses karena dianggap minyak ilegal.

Menanggapi hal tersebut, Neni mengatakan, di 2017, SPBN Tanjung Limau akan kembali difungsikan. Permasalahan mengapa SPBN sempat tutup? Karena saat ia masih menjabat sebagai anggota DPR RI komisi 7, pernah Bontang akan dapat kuota BBM solar subsidi untuk nelayan, ternyata saat akan diproses, SPBN Tanjung Limau belum dilengkapi IMB (izin mendirikan bangunan).
“SPBN kita nggak punya IMB, tapi sekarang IMB sudah selesai dan akan kita benahi perlahan. Dan Insyaallah di 2017 bakal kembali dibuka SPBN yang diperuntukkan untuk nelayan,” kata Neni. (soh/hfz)


BACA JUGA

Senin, 26 Desember 2016 20:52

Beasiswa Dialokasikan, Tetapi Sedikittttttt......

SAMARINDA - Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) dipastikan tetap dialokasikan meski dengan anggaran yang…

Senin, 26 Desember 2016 20:50

Awas!! Jalanan Kita Rawan Longsor

SAMARINDA - Jelang tahun baru masyarakat masih dihantui jalan rusak. Berdasarkan catatan dinas Pekerjaan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:32

Polwan Bagi-bagi Bunga

BONTANG - Puluhan tangkai bunga hari ini dibagikan kepada ibu–ibu pengunjung Mal Ramayana dan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:30

Tak Mutlak Putus Kontrak

SANGATTA - Evaluasi Tenaga Kerja Kontrak Daerah  (TK2D), yang dilakukan dua hari lalu,  tidak…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:29

Kadishub Terpilih Jadi Ketua KONI

SANGATTA - Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:29

SAH, APBD Bontang Rp 865 Miliar

BONTANG - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran (TA) 2017 telah disahkan menjadi…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:27

Tol Masih Lanjut

SAMARINDA - Pemprov Kaltim memastikan pembangunan tol Balikpapan-Samarinda rampung 2018. Hal itu disampaikan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:22

Keterbukaan Informasi ke Publik, Masih Barang Langka di Kaltim

SAMARINDA - Keterbukaan informasi masih barang langka di Bumi Etam. Meski meraih segudang penghargaan,…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:21

Mau Cobain Cake Aku?

Kali ini Radar Kaltim bertemu dengan dara pemilik rambut keriting panjang dengan warna merah muda terang.…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:19

Mohon Bersabar, Ini Ujian

SAMARINDA - Defisit anggaran tahun depan tidak menjadikan program Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) terhenti.…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .