MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
POLITIK | HUKUM | KRIMINAL | KHAZANAH | DAERAH | SEX & KESEHATAN | HANGOUT | EDUKREATIF

DAERAH

Sabtu, 24 Desember 2016 00:30
Tak Mutlak Putus Kontrak

Tk2D dan Pegawai Disebar ke Kecamatan

PROKAL.CO, SANGATTA - Evaluasi Tenaga Kerja Kontrak Daerah  (TK2D), yang dilakukan dua hari lalu,  tidak mutlak akan djadikan sebagai dasar untuk memutus kontrak.  Namun, menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah  Zainuddin  Aspan ,   bisa jadi  untuk memetakan  kebutuhan  TK2D di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sehingga kelebihan TK2D yang terjadi di beberapa SKPD nantinya, itu disebar ke kecamatan.
“Di kecamatan ini kan banyak  kebutuhan pegawai, tapi tidak banyak diminati.  Jadi, setelah evaluasi, akan dilakukan pemetaan, berapa kebutuhan SKPD. Kelebihan tenaga ini nantinya yang akan disebar ke kecamatan-kecamatan, yang banyak membutuhkan tenaga kerja,” katanya.
Diakui,  selama ini kebanyakan  TK2D  termasuk pegawai, itu enggan  kerja di Kecamatan. Mereka maunya menumpuk di kota. Padahal,  kebutuhan tenaga di kecamatan, banyak, namun  mereka enggan kerja di kecamatan.  Karena itu,  tenaga kerja yang menumpuk di dalam kota ini, akan disebar ke kecamatan.
“kan kalau diberhentikan juga kasihan. Ini masalah kemanusiaan. Mungkin itu saja sumber nafkah mereka, masak  langsung ditutup.  Karena itu, nantinya kita sebar ke kecamatan,” katanya.
Hal sama terkait dengan assesmen yang sedang dilakukan Pemkab Kutim, bagi  dinas intansi yang berubah nomenklatur, bahkan ditiadakan atau ditarik kewenangannya ke  provinsi.
“Pejabat yang  kehilangan jabatan karena  kewenangan dinas ditarik ke provinsi,  ini nantinya akan disebar mengisi jabatan kosong di dinas – dinas yang baru, sesuai dengan kompetensi.  Berdasarkan hitungan,  ada  83  pejabat yang akan kehilangan  jabatan, namun sebenarnya, kalau mereka mau ditempatkan di kecamatan, tidak akan masalah, karena di kecamatan, terutama jabatan eselon IV, banyak yang kosong, hanya saja, selama ini  banyak pegawai yang tak mau  pindah ke sana. Padahal, kalau mau pindah, setelah  golongan naik, itu pasti   diroling juga. Bahkan Camat pun juga diroling. Jadi banyak yang tak mau  ditempatkan di kecamatan, karena kurang sabar, akhirnya peluangnya naik eselon, tidak dimanfaatkan cepat,” katanya. (jn/beb)  

loading...

BACA JUGA

Jumat, 08 Januari 2016 00:25

Astaga, Bukannya Belajar Siswa Ini Malah Bawa Sabu

<p>TENGGARONG. Penangkapan sabu tahun ini oleh Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba)Polres Kukar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*