MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
POLITIK | HUKUM | KRIMINAL | KHAZANAH | DAERAH | SEX & KESEHATAN | HANGOUT | EDUKREATIF

KRIMINAL

Rabu, 21 Desember 2016 00:26
Lagi, Pencabulan Anak di Bawah Umur Terjadi
-ilustrasi

PROKAL.CO, BONTANG - Warga Bontang sepertinya harus berhati-hati terhadap putra-putri tersayangnya. Pasalnya, baru saja, anak dari Nurul Komariah, warga Jalan Tari Dewa-dewa RT 13 No 33, Kelurahan Guntung, Bontang Utara, yang berusia enam tahun. Gadis cilik itu mendapat tindakan asusila dari warga Guntung, yang bernama Tarap (42), yang keberadaannya hingga kini tidak diketahui, dan Polres Bontang sedang melakukan pencarian.

Dikatakan Kapolres Bontang AKBP, Andy Ervyn, melalui Kapolsek Bontang Utara Iptu Muklas Hariyanto, tersangka Tarap telah melakukan kejahatan seksualitas kepada korban Wd, yang masih dibawah umur yang masih berusia 6 tahun.

Kejadian terjadi pada Sabtu (17/12), sekitar pukul 08.30 Wita, di belakang panggung Pujasera Kelurahan Guntung. Saat kejadian, diketahui korban sedang bermain sendirian di halaman Pujasera dan ibu korban kala itu sedang berbelanja.
“Dari keterangan yang kami dapatkan, korban saat bermain sendirian tersebut, didatangi tersangka dan diiming-imingi uang sebesar Rp 50 ribu,” jelas Muklas, yang ditemui Selasa kemarin (20/12).

Dari keterangan korban yang didampingi ibu korban di Polsek Bontang utara, Korban diajak pelaku naik gerobak pasirnya. Dan saat naik tersebut, ia dijanji akan diberi uang Rp 50 ribu. “Kamu mau uang Rp50 ribu ga?” kata Muklas menirukan ucapan pelaku.

Saat ditawari uang tersebut, korban lantas menyatakan setuju. Perintah pelaku untuk segera beranjak menuju belakang panggung Pujasera pun diikuti. Dan saat dibelakang tersebut, pelaku melancarkan aksi cabulnya, yakni meminta korban agar masuk ke ruangan kosong di belakang panggung. “Disitulah pelaku melakukan aksi bejatnya terhadap korban,” jelas Muklas.

Pada saat diperlakukan tak senonoh, Wd mengaku kesakitan dan menjerit lantas lari keluar ruangan dan langsung berlari ke rumahnya. Sambil berderai air mata, Wd mengadu ke ibunya, bahwa ‘kemaluannya’ sakit sembari tangannya menunjuk dimana letak sakitnya. Ibu korban langsung bertanya kepada buah hatinya, siapa yang berani melakukan hal tersebut.

Sontak, ibu korbanpun langsung mencari pelaku setelah anaknya mengaku yang melakukan adalah Tarap. "Dan saat ini kami masih mencarinya, karena sejak kejadian, pelaku tidak nampak di rumahnya maupun di wilayah Guntung," jelasnya.

Terhadap korban, pihaknya telah melakukan visum dan saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil visum. “Hasil visum belum kami terima, namun kami tetap menjerat pelaku dengan pasal kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur,” ujarnya.

Muklaspun mengimbau kepada para orangtua yang memiliki buah hati, khususnya yang masih di bawah umur, agar senantiasa menjaga anak-anaknya. “Apabila bermain di luar rumah hendaknya dipantau dan jangan sampai lengah,” ujar Muklas. Selain itu, agar memberikan edukasi kepada anak-anaknya agar jangan mudah mempercayai orang yang tidak dikenalnya, atau menerima iming-iming berupa uang atau hadiah. (soh/hfz)


BACA JUGA

Kamis, 07 Januari 2016 22:45

2015, Penyelenggaraan Pemerintahan Berlangsung Baik

<p>SAMARINDA. Pelaksana tugas (Plt) Sekprov Kaltim, Rusmadi mengapresiasi kinerja pemerintahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*