MANAGED BY:
MINGGU
19 JANUARI
POLITIK | HUKUM | KRIMINAL | KHAZANAH | DAERAH | SEX & KESEHATAN | HANGOUT | EDUKREATIF

KRIMINAL

Selasa, 20 Desember 2016 00:15
Setahun Jadi TO, Diciduk di kamar Kos

PROKAL.CO, SANGATTA - MS (28), warga Gg Mujur Jaya, RT 03, Desa Sangatta Utara,  yang sudah masuk target operasi (TO) selama setahun, akhirnya diciduk polisi  Minggu (18/12) sekitar 13.00 wita di tempat kosannya di Gang Kaswari, Desa Swarga Bara, Sangatta Utara. Dari tangan, MS polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 4  poket narkotika jenis sabu-sabu, dengan berat 1, 07 gram, 2 hanphone merk nokia, satu timbangan digital, dan uang tunai Rp 870 rubu dari hasil penjualan.
Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Narkoba Iptu Abdul Rauf mengatakan, tersangka adalah TO. Pada awal bulan Januari 2016, unit opsnal Sat Resnarkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Munthe dan Kabo sering terjadi transaksi  narkotika jenis sabu-sabu. Mendapat informasi tersebut, unit opsnal Sat  Resnarkoba melakukan penyelidikan dan pada hari Minggu (18/12), sekira jam 13.00 wita, unit Opsnal Sat Resnarkoba mengamankan satu orang bernama MS yang sedang berada di dalam kamar kos Gg Kaswari, Desa Swargabara, Sangatta Utara.
“Dari dalam kamar kosan MS, kita menemukan 4 poket yang diduga sabu-sabu. Tiga poket disimpan di bawah kasur dan satu  poketnya di kantong celana yang digantung didalam kamar kos yang diduga narkotika jenis Sabu-sabu. Kita juga mengamankan 2 unit hanphone merk nokia, satu timbangan digital, uang Rp 870 ribu yang di simpan dalam dompet. Uang ini diakui hasil penjualan sabu,” jelas Rauf pada wartawan, Senin (19/12) kemarin.
Usai menangkap MS, polisi langsung melakukan pengembangan, dimana polisi berhasil menangkap RD (34). Polisi berhasil mengamankan RD sekitar pukul 15.30 wita di Jalan Yos Sudarso III, Gg Hasanudin, di kamar kos-nya di desa singagembara, Sangatta Utara. Dari tangan RD warga, yang juga warga Desa Sumber Rejo, Kecamatan Balikpanpan Tengah Kota Balikpapan ini, polisi mengamankan 1 buah pipet kaca, alat hisap dari botol aqua dan satu buah korek gas.                                                     
“Peran RD adalah orang yang memberi barang tersebut kepada MS. MS merupakan pengedar yg telah beroperasi selama satu tahun terakhir. Wilayah operasinya meliputi Sangatta Utara dan Selatan. Dan MS selalu mendapatkan barang tesebut dari RD,” jelas Kasat.
Kepada polisi, RD mengaku mendapatkan barang haram itu dari Kota Samarinda. Atas perbuatannya, kedua tersangka diancam Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimum lima tahun penjara. (jn/beb)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 07 Januari 2016 22:45

2015, Penyelenggaraan Pemerintahan Berlangsung Baik

<p>SAMARINDA. Pelaksana tugas (Plt) Sekprov Kaltim, Rusmadi mengapresiasi kinerja pemerintahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers