MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
POLITIK | HUKUM | KRIMINAL | KHAZANAH | DAERAH | SEX & KESEHATAN | HANGOUT | EDUKREATIF

DAERAH

Selasa, 13 Desember 2016 00:12
Buku Pelajaran SD Sebut Kata Sperma dan Terangsang, Orang Tua Gelisah
VULGAR: Buku yang dianggap kontennya vulgar oleh orangtua.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Sejumlah orang tua murid di Kabupaten Berau merasa resah dengan pelajaran yang diberikan sekolah. Pasalnya ada beberapa poin pelajaran yang dinilai rentan disalahartikan oleh anak-anak. Untuk usia sekolah dasar, pelajaran ini dinilai belum layak diberikan kepada anak-anak. Pelajaran dimaksud mengarah pada seksualitas, terlebih ada bahasa yang dinilai vulgar jika disampaikan kepada  anak kecil.

Buku pelajaran dimaksud yakni pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan. Di dalam buku tersebut ada penjelasan yang tidak seharusnya diberikan kepada anak-anak, apalagi masih usia sekolah dasar.

“Saya kaget juga baca buku pelajaran anak saya, pas sayabaca kok ada bahasa alat kelamin, ada reproduksi, terangsang secara seksual dan lainnya, menurut saya bahasa ini tidak etis untuk anak SD,saya bingung dengan pembuat buku pelajaran saat ini, kok yang seperti ini diajarkan pada anak kecil yang otaknya seharusnya belum dimasukan soal-soal seperti ini” ungkap Aan, salah seorang wali murid.

Menurutnya pendidikan anak sekarang banyak yang bablas dan melampaui kemampuan anak. Sehingga   anak-anak dipaksa melampaui batas imajinasi dalam menelaah pelajaran yang diberikan sekolah. Apalalagi pembahasan mengenai alat kelamin dan ketertarikan pada lawan jenis serta rangsangan kepada lawan jenis.
Menurut Aan dengan cara apapun menjelaskannya tetap saja hal itu diluar imajinasi anak-anak yang seharusnya diberikan pengetahuan pada etika.

“Coba kalau anak sudah nanya masalah seksualitas, seperti poin relatif mudah terangsang secara seksual, mau jawab apa kita sebagai orang tua, padahal ini anak masih SD  loh, benar-benar ngawur pelajaran sekolah saat ini,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Siti, salah seorang ibu yang juga mendapatkan pelajaran serupa pada buku pelajaran anaknya mengaku kaget. “Ini kalau diberikan kepada anak SMA ya mungkin bisa ajalah atau taruhlan anak SMP, tapi ini anak SD belum kelas enam,  sudah dikasih pelajaran pakai bahasa yang menjurus ke arah seksual itukan ga etis betul mas,” ujarnya.

Senada dengan ungkapan 2 orang wali murid tadi, Nur Rahman, mengaku jengkel dengan buku pelajaran tersebut. Sebab anaknya kerap menanyakan hal-hal yang sulit untuk terjemaahkan dalam bahasa yang lebih sopan atau etis ditelinga anak.

“Kalau sudah nanya alat reproduksi, nanya apa itu sperma, kaya apa rasanya terangsang, apa itu mimpi basah dan semacam itulah, kenapa ada pelajaran anak SD seperti itu, itu buku apa kok membahas masalah seksual kepada anak SD,” ujarnya kesal. Rahman mengaku sudah berusaha menjelaskan seaman mungkin agar anaknya tidak berpikiran macam-macam. Dalam buku pelajaran dari salah satu penerbit itu tertulis pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan SD/MI jilid 5.

Dirinya meminta kepada pemerintah khususnya dinas terkait untuk bisa lebih selektifdalam memberikan pelajaran yang bobotnya tidak sesuai dengan kemampuan daya imajinasi anak. Selektif dimaksud membatasi pelajaran dari buku yang mengandung unsur seksual. “kalau dinilai bukunya bagus ya silahkan, tetapi pelajaran seperti masalah seksual, pubertas, kata-kata rangsangan itu ga usahlah ya, anak-anak inikan punya keingintahuan lebih besar,” sebutnya lagi. (as/beb)


BACA JUGA

Senin, 26 Desember 2016 20:50

Awas!! Jalanan Kita Rawan Longsor

SAMARINDA - Jelang tahun baru masyarakat masih dihantui jalan rusak. Berdasarkan catatan dinas Pekerjaan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:32

Polwan Bagi-bagi Bunga

BONTANG - Puluhan tangkai bunga hari ini dibagikan kepada ibu–ibu pengunjung Mal Ramayana dan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:31

Tahun Depan Nelayan Gampang Cari BBM

BONTANG - Banyaknya para nelayan yang terpaksa harus berurusan dengan aparat, lantaran kedapat tangan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:30

Tak Mutlak Putus Kontrak

SANGATTA - Evaluasi Tenaga Kerja Kontrak Daerah  (TK2D), yang dilakukan dua hari lalu,  tidak…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:29

Kadishub Terpilih Jadi Ketua KONI

SANGATTA - Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:29

SAH, APBD Bontang Rp 865 Miliar

BONTANG - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran (TA) 2017 telah disahkan menjadi…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:27

Tol Masih Lanjut

SAMARINDA - Pemprov Kaltim memastikan pembangunan tol Balikpapan-Samarinda rampung 2018. Hal itu disampaikan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:21

Mau Cobain Cake Aku?

Kali ini Radar Kaltim bertemu dengan dara pemilik rambut keriting panjang dengan warna merah muda terang.…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:19

Mohon Bersabar, Ini Ujian

SAMARINDA - Defisit anggaran tahun depan tidak menjadikan program Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) terhenti.…

Kamis, 22 Desember 2016 22:39

Putri-Putri Balikpapan Juara Kejurprov Hockey

SAMARINDA - Balikpapan berhasil menjuarai Kejurprov Hockey 2016 di lapangan Hoki Stadion Sempaja, …

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .