MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
POLITIK | HUKUM | KRIMINAL | KHAZANAH | DAERAH | SEX & KESEHATAN | HANGOUT | EDUKREATIF

DAERAH

Selasa, 06 Desember 2016 00:09
Kencang Bicara Anti Korupsi, Ujung-Ujungnya Minta Proyek
Ismunandar

PROKAL.CO, SANGATTA - Bupati  Kutai Timur Ismunandar mengaku mengapresiasi pegiat anti korupsi, demi pemberantasan korupsi.  Hal ini dikemukakan saat membuka acara bincang – bincang korupsi yang dilaksanakan Karang Taruna, kerja sama dengan Kejari Sangatta.

“Saya apresiasi pegiat anti korupsi ini. Hanya sayang, ada juga pegiat yang terlalu giat  sehingga banyak membuat laporan ke mana-mana.  Bahkan,  paling banyak, saat akan terjadi pilkada,  ada aja laporan terkait calon, yang dikorek, meskipun telah puluhan tahun lalu, sampai-sampai laporan bisa numpuk,” katanya.

Namun yang disayangkan, kalau pegiat anti korupsi itu, ujung-ujungnya  mendatanggi pejabat meminta proyek.   “Yang besar-besar pula, padahal, seharusnya itu mesti ditender, tapi maunya malah di PL,” kata Ismu, sambil tersenyum. Karena itu, sesuai dengan temah, mengenal,  memberantas dan memutus rantai korupsi, bupati meminta agar semua pihak ikut memberantas korupsi.

Karena korupsi ini, selain merugikan keuangan Negara, banyak akses lain yang ditimbulkan, sehingga tidak baik untuk masa depan bangsa ini.
Usai sambutan bupati,   kesempatan berikutnya diisi tanya jawab perserta dengan pihak Kejari Kutim dipimpin Kajari Sangatta Mulyadi SH. Dalam kesempatan ini, banyak pertanyan yang timbul dari peserta. Misalnya, pernyataan, mengapa instasi  vertical, mendapat hibah dari Pemkab ? mengapa banyak pertanyaan tentang hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas, dan sebagainya.

Terkait dengan pertanyaan mengapa instansi vertical mendapat hibah,  Mulyadi mengatakan,  setahu dia,  tak masalah, yang penting dalam bentuk barang, atau dalam pembiayaan  kegiatan pelayanan.  Sebab anggaran Kejari, memang kurang, sementara tuntutan masyarakat dalam pelayanan, itu  banyak.

Namun penanya, ngotot, kalau ada instansi vertical yang mendapat hibah uang tunai. “Kalau  kelompok masyarakat yang menerima hibah, dikejar pertanggungjawabannya, sementara instansi vertical, tak pernah dikejar,”  ketusnya.

Terkait dengan masalah hukum tumpul ke atas, dan tajam ke bawa, Mulyadi mengatakan, khusus dalam korupsi,  jelas batasannya. Misalnya, pasal 2 UU 31 tahun 1999 yang telah diubah jadu UU 20 tahun 2001, ada ancaman minimumnya, yakni 4 tahun.  Pasal 3, minimumnya 1 tahun. “kalau saya dan anggota saya menuntut kurang dari minimumnya itu, maka saya salah.  Tapi kalau lebih dari tuntutan minimum,  tapi tidak maksimal, karena ada yang disebut factor meringankan dan memberatkan. Itu semua dipertimbangkan, berdasarkan katerangan yang terungkap dalam persidangan,” katanya. (jn/beb)   
 


BACA JUGA

Senin, 26 Desember 2016 20:50

Awas!! Jalanan Kita Rawan Longsor

SAMARINDA - Jelang tahun baru masyarakat masih dihantui jalan rusak. Berdasarkan catatan dinas Pekerjaan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:32

Polwan Bagi-bagi Bunga

BONTANG - Puluhan tangkai bunga hari ini dibagikan kepada ibu–ibu pengunjung Mal Ramayana dan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:31

Tahun Depan Nelayan Gampang Cari BBM

BONTANG - Banyaknya para nelayan yang terpaksa harus berurusan dengan aparat, lantaran kedapat tangan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:30

Tak Mutlak Putus Kontrak

SANGATTA - Evaluasi Tenaga Kerja Kontrak Daerah  (TK2D), yang dilakukan dua hari lalu,  tidak…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:29

Kadishub Terpilih Jadi Ketua KONI

SANGATTA - Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:29

SAH, APBD Bontang Rp 865 Miliar

BONTANG - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran (TA) 2017 telah disahkan menjadi…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:27

Tol Masih Lanjut

SAMARINDA - Pemprov Kaltim memastikan pembangunan tol Balikpapan-Samarinda rampung 2018. Hal itu disampaikan…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:21

Mau Cobain Cake Aku?

Kali ini Radar Kaltim bertemu dengan dara pemilik rambut keriting panjang dengan warna merah muda terang.…

Sabtu, 24 Desember 2016 00:19

Mohon Bersabar, Ini Ujian

SAMARINDA - Defisit anggaran tahun depan tidak menjadikan program Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) terhenti.…

Kamis, 22 Desember 2016 22:39

Putri-Putri Balikpapan Juara Kejurprov Hockey

SAMARINDA - Balikpapan berhasil menjuarai Kejurprov Hockey 2016 di lapangan Hoki Stadion Sempaja, …

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .