MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
POLITIK | HUKUM | KRIMINAL | KHAZANAH | DAERAH | SEX & KESEHATAN | HANGOUT | EDUKREATIF

POLITIK

Kamis, 20 Oktober 2016 11:18
Awang Faroek Menyingkir ke Nasdem

Jadi Korban Bersih-Bersih?

-

PROKAL.CO, SAMARINDA. Bertambah lagi korban bersih-bersih Golkar. Setelah Amir P Ali dan Said Amin, kali ini Awang Faroek Ishak harus merelakan diri keluar dari partai yang membesarkannya. Kini orang nomor satu di Kaltim itu memilih Nasdem sebagai labuhan politik terakhirnya.
Mengenakan jas biru tua, lelaki berambut putih itu menyampaikan keluh kesahnya keluar dari Golkar. Selama 40 tahun mengabdi, Awang harus menelan pil pahit yakni dibuang pengurus partai. Kekesalan Awang bermula setelah tahu dirinya masuk dalam jajaran Dewan Sepuh partai. Sementara itu ia justru mengira masih menjadi dewan pertimbangan partai.
“Saya dimasukkan dalam Dewan Sepuh partai bersama Pak Mukmin. Jabatan apa itu. Saya merasa ini cara untuk membuang saya dari partai. Karena merasa tidak dihargai jadi lebih baik saya keluar,” katanya saat konferensi pers kemarin.
Didampingi Ketua Nasdem Kaltim, Harbiansyah Hanafiah dan jajaran pengurus, Awang mengakui kalau ia kecewa dengan perlakuan itu. Golkar baginya bukan rumah yang senyaman sebelumnya.
Katanya, daripada idenya tidak bisa diakomodasi oleh Golkar, lebih baik ia merapat ke Nasdem.
Ia melanjutkan memiliki hubungan baik dengan Ketua DPP Nasdem, Surya Paloh. Terlebih lagi ia merupakan inisiator terbentuknya Nasdem sebelum menjadi partai.  
Kekecewaannya belum tuntas. Konflik dirinya dengan Golkar sudah dimulai sejak tahun lalu, dimana dirinya tidak mendapat dukungan partai sendiri untuk beragam program pembangunan. Seperti program Multi Years Contract , hingga trans studio.  
“Kejadian lucu di Kaltim, gubernur dari Golkar malah tidak didukung oleh DPRD yang mayoritas Golkar. Golkar bukan rumah yang nyaman lagi,” tegasnya.
Beda perahu, lain pula dengan tujuan politik utamanya pilgub 2018. Disinggung apakah ia akan mendukung Rita, Awang belum memastikan. Dengan nada sedikit kesal, ia menegaskan cukup kecewa dengan Rita yang notabene keponakannya. Selain kecewa di internal partai, Rita juga dianggap tidak menghormati dirinya sebagai gubernur. Contohnya keberangkatan ke Inggris, bupati perempuan pertama ini justru tidak meminta izin terlebih dulu.
“Itu contoh kecil. Ada rapat penting, enggak pernah datang. Pernah dikasih hukuman. Tiga kepala daerah di Kaltim disekolahkan. Anda pasti tahu, dia itu keponakan saya (Rita Widyasari,red),” beber Awang.
“Sampai kemarin saya di-SMS, om, jangan keluar dari Golkar. Kami masih sayang sama om. Tapi nyatanya, enggak pernah disayangi,” sambungnya.  Dalam waktu dekat, dirinya akan membuat surat kepada DPP Golkar, memohon dinonaktifkannya status sebagai pengurus.
Terpisah, Ketua DPW Nasdem Kaltim, Harbiansyan Hanafiah mengatakan hadirnya Awang bak durian runtuh. “Ini seperti durian runtuh, anugerah bagi partai,” katanya. Sebagai eks Golkar, Harbian belum bisa memastikan apakah akan ada lagi kader beringin yang merapat ke Nasdem. “Kalau tanya orang Golkar yang merapat ke Nasdem, saya sendiri dulu dari Golkar,” imbuhnya.

Sayang, Ketua DPD Golkar Kaltim, Rita Widyasari hingga kini belum bisa dikonfirmasi. Media ini mencoba menghubungi melalui akun blackberry messenger (BBM), namun tidak digubris. (cyn/beb)  


BACA JUGA

Kamis, 24 November 2016 00:17

Golkar Rolling Anggota Lagi

SAMARINDA - Perombakan unsur alat kelengkapan dewan (AKD) Fraksi Golkar masih berlanjut. Kali ini angota…

Kamis, 20 Oktober 2016 11:18

Awang Faroek Menyingkir ke Nasdem

SAMARINDA. Bertambah lagi korban bersih-bersih Golkar. Setelah Amir P Ali dan Said Amin, kali ini Awang…

Senin, 10 Oktober 2016 17:06
politik

Hasan: Kader Siap “All Out” Menangkan Jaang

SAMARINDA. Momentum pelantikan pengurus DPD Demokrat Kaltim periode 2016-2021 jadi wadah konsolidasi…

Jumat, 30 September 2016 16:47

Demi Rp 50 Juta, Nyawa Dikorbankan

SANGATTA. Setelah mendekam dalam tahanan 3 bulan lamanya,  dua tersangka kasus pemilikan sabu-sabu…

Jumat, 30 September 2016 16:40

PAN Belum Bicara Pilgub

SAMARINDA. Meski beberapa partai mulai sibuk menunjukkan bakal calon gubernur di pilkada 2018, tidak…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .