MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
POLITIK | HUKUM | KRIMINAL | KHAZANAH | DAERAH | SEX & KESEHATAN | HANGOUT | EDUKREATIF

POLITIK

Jumat, 30 September 2016 16:47
Demi Rp 50 Juta, Nyawa Dikorbankan

Kasus Peredaran Narkoba di Kutim

DIPROSES. Dua tersangka sedang memberikan keterangan saat dilimpahkan ke JPU, kemarin.

PROKAL.CO, SANGATTA. Setelah mendekam dalam tahanan 3 bulan lamanya,  dua tersangka kasus pemilikan sabu-sabu 14,2 kg, kemarin  Kamis (29/9), dilimpahkan ke Kejari sangatta, untuk proses penuntutan atau P-21. Berkas dan barang bukti termasuk kedua tersangka masing-masing Gale (18) Warga Jalan Dewi Sartika Tarakan,  dan Supardi (47) warga asal Sulawesi Selatan, diserahkan ke Kasi Pidum Kejari Sangatta Amanda.

Kanit Reskoba Ipda  I Mades mengakui, dalam kasus ini barang bukti tidak lagi utuh, karena sabu-sabu 13 kg lebih sudah dimusnahkan di Polda. “Yang kami serahkan sebagai barang bukti ke Kejari sekarag hanya 25 gram, beserta barang bukti lainnya,” jelas Made.

Sementara Amanda mengakui senang dengan  cara perlakuakn barang bukti seperti itu, karena sabu sangat beresiko untuk disimpan. “Jadi sekarang ini, barang bukti tidak selamanya harus dihadirkan semua harus diserahkan ke jaksa. Terutama sabu-sabu,  karena sudah dimusnahkan, yang jadi barang bukti hanya sedikit lagi. Kami juga senang kalau seperti ini, karena menyimpan barang bukti sabu-sabu itu sangat beresiko,” katanya.

Terkait dengan barang bukti yang begitu besar, 14,2 kga, Amanda mengatakan, terhadap tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat 2 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Pasal ini ancamannya minimal 6 tahun dan maksimal hukuman mati,” jelas Amanda.
Amanda mengakui, lambatnya  kasus ini diserhkan polisi ke Kejari karena dalam petunjuk yang diserahkan ke penyidik, dia minta agar pemilik barang  yang disebut tersangka, bisa dimintai keterangan. Namun, setelah ditunggu, tampaknya sulit melacak keberadaan orang tersebut, karena tersangka juga hanya berhubungan dengan pria berinisial D, lewat HP.
“Karena buntu, maka hanya dua tersangka yang disidik Polisi. Tapi, meskipun pemilik barang tidak ada, maka tetap bisa membuktikan kasus ini. Sebab dalam pasal 114 disebut, barang siapa, membawa, memiliki, mengedarkan, maka dijatuhi hukuman. Jadi kedua tersangka ini tetap terbukti sesuai dengan pasal 114, membawa sabu 14,2 kg,” katanya.
Sementara itu, jika selama ini tersangka bungkam soal perbuatannya, saat diterima  JPU, Supardi tampak santai dan lebih terbuka membeberkan alasan mengapa dia mau membawa sabu-sabu sebanyak itu, dari Tanjung Redep.

“Saya dihubungi pemilik barang itu (berinisial D), untuk menjemput barang dari Tanjung Redep. Dia bilang, soal biaya, tak masalah, saya kasi kamu Rp50 juta,” jelas Supardi.
Dengan bayaran sebanyak itu, Supardi pun nekat, meskipun tau kalau barang dimaksud adalah sabu, yang jika ketahuan, akan mendapat hukuman berat . “Saya mau karena nilainya besar. Kalau selama ini sewa mobil ke Tanjung Redep, paling Rp4 juta. Tapi, karena beresiko, mungkin itulah D, tawarkan harga Rp50 juta.  Karena besar, saya mau,” katanya.
Apalagi, diakui setelah dia menyatakan kesiapannnya untuk menjemput barang haram itu, dia langsung diantarkan uang oleh orang berinisial N, teman  pemilik D, barang teman sebesar Rp25 juta. Dengan uang itu dia menyewa mobil menuju Tarakan, untuk menjemput Gale, yang membawa  sabu-sabu tersebut.
Seperti diketahui, Jajaran Polres Kutai Timur, Sabtu (2/7) pukul 01.30 wita, berhasil menangkap Bandar besar narkotika kaltim. Dua orang berhasil diamankan dari dalam mobil Innova, saat melintas di Poros Bengalon menuju Sangatta, dimana dari dalam mobil warna hitam itu juga  berhasil disita barang bukti sabu berjumlah 14 bal dengan berat 14,2 kg, yang disimpan di dalam sebuah jerigen air berukuran 20 liter.(jn/cyn)    



BACA JUGA

Kamis, 24 November 2016 00:17

Golkar Rolling Anggota Lagi

SAMARINDA - Perombakan unsur alat kelengkapan dewan (AKD) Fraksi Golkar masih berlanjut. Kali ini angota…

Kamis, 20 Oktober 2016 11:18

Awang Faroek Menyingkir ke Nasdem

SAMARINDA. Bertambah lagi korban bersih-bersih Golkar. Setelah Amir P Ali dan Said Amin, kali ini Awang…

Senin, 10 Oktober 2016 17:06
politik

Hasan: Kader Siap “All Out” Menangkan Jaang

SAMARINDA. Momentum pelantikan pengurus DPD Demokrat Kaltim periode 2016-2021 jadi wadah konsolidasi…

Jumat, 30 September 2016 16:40

PAN Belum Bicara Pilgub

SAMARINDA. Meski beberapa partai mulai sibuk menunjukkan bakal calon gubernur di pilkada 2018, tidak…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .